Minggu 23 Agustus 2026 - 15:16
Kehadiran Rakyat Satu Faktor Penting Pertolongan Ilahi

Hawzah / Ayatullah Jawadi Amuli dengan menekankan pentingnya kebersamaan para pejabat dengan rakyat, menegaskan: Jika rakyat dalam kesulitan merasakan bahwa para pejabat juga berada di sisi mereka dan turut serta dalam keamanan, ketenangan, serta kesulitan-kesulitan masyarakat, maka kebersamaan ini akan memperkuat ikatan antara rakyat dan sistem

Berita Hawzah – Ayatullah Jawadi Amuli dalam pertemuan dengan Brigjen Ahmadreza Radan, Komandan Jenderal Pasukan Kepolisian Negara Republik Islam Iran, dengan merujuk pada sebuah riwayat dari Imam Hasan al-Askari as, menyatakan bahwa salat malam dan hubungan yang tulus dengan Allah merupakan jalan terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Beliau mengemukakan: Imam Hasan al-Askari as berkata: "Sesungguhnya sampai kepada Allah Azza wa Jalla adalah sebuah perjalanan yang tidak dapat dicapai kecuali dengan mengendarai kendaraan malam (salat malam)." Jalan ini adalah jalan yang panjang, perjalanan ini adalah perjalanan yang jauh, dan tidak dapat ditempuh tanpa kendaraan. Kendaraannya adalah salat malam. Seseorang dalam kesendirian dan dalam salat malamnya, tanpa kehadiran orang lain, menyampaikan kelemahan-kelemahan dan kebutuhan-kebutuhan hakikinya kepada Allah, dan hubungan yang tulus inilah yang menjadi landasan bagi pertumbuhan dan peningkatan derajat manusia.

Selanjutnya, beliau dengan merujuk pada konsep "amanah" dalam Al-Qur'anul Karim, menekankan pentingnya tanggung jawab dan amanat dalam sistem Islam, dan bersabda: Apa yang disebutkan dalam ayat suci "Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung..." (QS. Al-Ahzab: 72), tidak semata-mata berarti amanat berupa Al-Qur'an, harta, atau benda material semata; melainkan berbicara tentang kedudukan amanat dan status manusia sebagai Aminullah.

Beliau menambahkan: Sebagaimana ketika jabatan keemiran (kepemimpinan) diberikan kepada seseorang, ia menjadi "Amir" (pemimpin), maka jika kedudukan amanat ilahi diserahkan kepada manusia, ia harus menjadi "Aminullah". Kedudukan ini adalah tanggung jawab yang sangat berat, dan menjaganya membutuhkan keamanahan yang sejati.

Ayatullah Jawadi Amuli dengan merujuk pada tanggung jawab pasukan kepolisian dan para pejabat lainnya dalam sistem Islam menegaskan: Jiwa rakyat, harta rakyat, kehormatan rakyat, dan tanah air rakyat adalah amanat ilahi, dan para pejabat harus berupaya menjaga amanat-amanat ini.

Beliau, dengan menyatakan bahwa tanggung jawab-tanggung jawab seperti manajemen, tanggung jawab keuangan, pemeliharaan keamanan, dan urusan-urusan sosial lainnya juga merupakan amanat, mengingatkan: Seseorang yang memikul suatu tanggung jawab harus mengetahui bahwa tanggung jawab ini bukanlah milik pribadinya; melainkan amanat yang harus ia jaga dan tunaikan dengan sebaik-baiknya.

Ayatullah Jawadi Amuli selanjutnya, dengan merujuk pada ayat suci "Dialah yang telah memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan orang-orang mukmin" (QS. Al-Anfal: 62), menyatakan bahwa kehadiran dan kebersamaan rakyat yang beriman merupakan salah satu faktor penting pertolongan Ilahi. Beliau, dengan mengacu pada kemenangan umat Islam dalam Perang Khaibar, mengemukakan: Dalam kondisi di mana berdasarkan perhitungan lahiriah, kemenangan umat Islam atas musuh sangatlah sulit, pertolongan Ilahi dan kehadiran orang-orang mukminlah yang mewujudkan kemenangan tersebut.

Ayatullah Jawadi Amuli dengan merujuk pada peristiwa-peristiwa dan perubahan-perubahan dalam beberapa tahun terakhir serta keteguhan Republik Islam dalam menghadapi kekuatan-kekuatan imperialis, menyatakan bahwa kehadiran rakyat merupakan salah satu faktor terpenting bagi kekuatan dan kewibawaan sistem. Beliau menegaskan: Selama rakyat hadir di medan dan bersamaan dengan agama serta sistem, maka pertolongan Ilahi pun akan menyertai masyarakat.

Beliau, dengan menekankan pentingnya kebersamaan para pejabat dengan rakyat, mengingatkan: Jika rakyat dalam kesulitan merasakan bahwa para pejabat juga berada di sisi mereka dan turut serta dalam keamanan, ketenangan, serta kesulitan-kesulitan masyarakat, maka kebersamaan ini akan memperkuat ikatan antara rakyat dan sistem.

Di akhir, Ayatullah Jawadi Amuli, dengan merujuk pada derajat luhur para syuhada, menekankan pentingnya menjaga tetap hidupnya kenangan dan perjuangan mereka. Beliau juga memohonkan kepada Allah Yang Maha Tinggi agar memberikan taufik kepada seluruh jajaran kepolisian dan semua pelayan sistem Islam dalam menunaikan amanat dan memberikan pelayanan yang tulus kepada rakyat.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha